RSS

[Laporan Praktikum 2 Sistem Operasi] EXTERNAL COMMAND

I.         Tujuan
Tujuan dari praktikum sistem operasi kali ini adalah dapat mengerti perintah-perintah external di DOS, dapat mengerti atribut-atribut file di DOS, dapat mengerti utility yang dapat memelihara harddisk dan system melalui perintah di DOS, mengerti menggunakan perintah Chkdsk, format, Fdisk, Sys, dll, serta dapat mem-format disket maupun hardisk dari DOS.
II.      Tinjauan Pustaka
DOS (Disk Operating System) adalah sistem operasi pertama yang dijalankan pada komputer IBM PC kompatibel. Sistem operasi ini, pertama kali dikembangkan oleh IBM kemudian dikembangkan oleh Microsoft. Saat ini meskipun microsoft telah mengeluarkan sistem operasi windows, tetapi aplikasi DOS disertakan pada program windows (Sunarto, 2008).
Perintah pada DOS (Disk Operating System) adalah perintah yang dilakukan dengan mengetikan teks (Command Line) untuk melakukan tugas. Sistem operasi berbasis teks adalah sistem operasi yang menggunakan teks sebagai system pengoperasiannya (Sunarto, 2008).
Keluarga DOS terbagi menjadi bebrapa kelas, yakni :
1.        MS-DOS (Microsoft Disk Operating System), termasuk di antaranyaadalah Tandy DOS, Compaq DOS, Q-DOS (Quick and Dirty Operating System) dan beberapa klondari system operasi MS-DOS yang dijual kepada para pembuat sistem komputer IBM PC/Compatible.
2.        IBM PC-DOS (International Business Machine Personal Computer Disk Operating System), yang meskipun masih buatan Microsoft, diubah sedikit-sedikit untuk dapat digunakan oleh komputer IBM PC.
3.        DR-DOS (Digital Research Disk Operating System), yang dibuat oleh pembuat system operasi CP/M, Gary Kildall.
4.        Novell Personal Netware, merupakan versi DR-DOS yang dijual kepada Novell karena perusahaan yang menaungi CP/M mengalami kebangkrutan (Novell mengakui sisi Digital Research Incorporated).
5.        Caldera DOS, merupakanversi Novell Personal Netware yang dijual kepada Caldera Corporation.
6.        FreeDOS, merupakan versi DOS yang dibangun dari sisa-sisa pengembangan Caldera DOS, yang dikembangkan oleh komunitas open source. Sistem operasi ini merupakan sistem operasi yang menggunakan antarmuka dengan pengguna berbasis teks(text-mode user interface), dengan tanda kesiapan menerima perintah dari pengguna yang disebut dengan prompt. Prompt default yang digunakan dalam DOS adalah nama path ditambah dengan tanda lebih besar (>), sepertiC:\>, C:\DOS\ dan lain-lain. Pengguna juga dapat menggunakan symbol prompt lainnya dengan menggunakan perintah PROMPT. Sistem operasi ini juga bersifat single-tasking (hanya dapat menjalankan satu program pada satu waktu saja), menjalankan prosesor pad amodus real(real mode), dan hanya dapat mendukung satu pengguna dalam satu waktu (single user) (Regina, 2013).
External Command atau perintah eksternal merupakan perintah-perintah yang memerlukan file perintah eksternal untuk menjalankannya. Khusus DOS yang bootingnya menggunakan disket, maka sebelum menulis perintah eksternal disketnya harus dimasukkan ke disk drive komputer. Jika bootingnya lewat DOS windows, perintah in i bisa langsung diketik, karena file perintah eksternal ini sudah ada dalam komputer (windows). Perintah eksternal merupakan perintah yang dijalankan dengan file yang terdapat pada disk (Sunarto, 2008).
Perintah hanya dapat dijalankan (berfungsi) apabila file external ada (berada) padadirektori dimana perintah dijalankan atau telah dilakukan patch kedirektori dimanafile external tersebut berada (Andhika, 2013).
Perintah Eksternal atau external command adalah perintah yang tidak terdapat dalam file COMMAND.COM, dan membutuhkan file lain yang dapat dieksekusi yang harus terdapat didalam direktori aktif. Contoh file atau perintah eksternal sering dinamakan file DOS seperti FORMAT.COM, ATTRIB.EXE, LABEL.EXE dll (Rizaldi,2013).
DOS (Disk Operating System) merupakan salah satu system operasi single user dan single process yang tidak memiliki tampilan grafis. Pada awal perkembangan PC di IBM, SO ini sudah terdapat didalamnya, jika belum SO ini juga bisa dijalankan melalui booting dari media disket (Rizaldi, 2013)
Operating system yang popular untuk jenis ini adalah MS-DOS, karena selain kapasitasnya yang kecil juga perintah-perintah yang dipergunakan relatif lebih mudah jika dibandingkan dengan DOS sistem lainnya (Rizaldi, 2013).
Beberapa contoh sederhana yang bias kita lihat antara lain pada perintah perintah yang dimiliki oleh DOS. Seperti diketahui, perintah-perintah dalam DOS terbagi atas perintah dalam (internal command) yang tidak memerlukan suatu berkas. EXE atau .COM tertentu, dan perintah luar (external command) yang memerlukan suatu berkas .EXE atau .COM tertentu. Sebagai contoh, perintah DIR, yang termasuk dalam kategori perintah dalam merupakan perintah yang paling sering digunakan.Perintah ini menampilkan nama-nama berkas yang tersimpan dalam suatu disket, harddisk, CD-ROM, atau flash disk (Santoso, 2012).
Beberapa contoh perintah DOS antara lain adalah :
1.        Format berfungsi menyiapkan pemakaian atau memperbaiki format suatu disk.
2.        Label berfungsi memberi, mengubah atau menhapus label pada suatu media disk.
3.        Diskcopy berfungsi membuat duplikatisi disk per disk.
4.        Xcopy berfungsi duplikasi file dan directory.
5.        Comp berfungsi membandingkan isi dari beberapa file per byte.
6.        Diskcomp berfungsi membandingkan isi dari dua disk.
7.        Tree berfungsi menampilkan informasi struktur directory dalam bentuk grafik.
8.        Sys berfungsi memberikan file system operasi DOS pada suatu disk.
9.        Chkdsk berfungsi menampilkan informasi status media disk. Attrib berfungsi mengubah atau menampilkan informasi file dan atributnya.
10.    Backup berfungsi membuat salinan file untuk digunakan sebagai cadangan.
11.    Subst berfungsi mengalihkan suatu directory pada suatu indeks drive (drive bayangan).
12.    Restore berfungsi mengmbalikan file cadangan yang diproses melalui instruksi backup.
13.    Defrag berfungsi menghapus fragmentasi file pada media disk.
14.    Deltree berfungsi menghapus suatu directory danisinya.
15.    Recover berfungsi untuk mengambil informasi dari disk rusak.
16.    Assign berfungsi mengalihkan operasi disk ke disk drive lainnya.
17.    Undelete berfungsi mengembalikan file yang terhapus secara sengaja atau tidak.
18.    Debug berfungsi melakukan proses debug (edit file biner).
19.    Deloldos berfungsi menghapus versi lama dari sistem operasi dos di disk.
20.    Doskey berfungsi mengaktifkan fasilitas makro dan meningkatkan fungsi edit.
21.    Dosshell berfungsi utility dos shell.
22.    Edit berfungsi membuat atau mengubah file teks dalam bentuk ascii.
23.    Fc berfungsi membandingkan isi file dan menampilkan perbedaannya.
24.    Fdisk berfungsi mengatur konfigurasi media harddisk.
25.    Help berfungsi menampilkan petunjuk pemakaian instruksi dos.
26.    Unformat berfungsi mengembalikan data yang ada pada media disk yang hilang.
Karena kesalahan proses format.
27.    Uninstall berfungsi membatalkan instalasi sistem operasi dos versi terbaru dan mengembalikan sistem operasi dos versi lama.
28.    Scandisk berfungsi menguji suatu disk dan memperbaikinya.
29.    Mscdex berfungsi menyiapkan akses data dari media cd-rom
(Nash, 2012).
Contoh-contoh yang ada di atas adalah contoh perintah-perintah yang bersifat tunggal yang terdapat di dalam sistem operasi DOS yang digunakan pada komputer pribadi IBM yang bersifat stand \ alone. MS-DOS- kependekan untuk Microsoft Disk Operating System-adalah jembatan antara peralatan komputer dengan program aplikasi, seperti pengolah kata, spreadsheet, grafik dan game computer (Santoso,2012).

Diatas merupakan sedikit pembahasan mengenai praktikum ini. Untuk laporan bisa download disini

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar