RSS

[Laporan Praktikum 1 Sistem Operasi ] DOS INTERNAL COMMAND

I.               TUJUAN
Memahami perintah-perintah yang tersedia didalam sistem informasi DOS, dan memahami pengaturan nama file (filename) yang ada di DOS. Setelah memahami tentang perintah-perintah dan pengaturannya maka harus mengerti juga untuk menampilkan isi directory dan file ke monitor. Seperti create, copy, rename, delete file dan directory.

  II.          TINJAUAN PUSTAKA
Kenapa dalam sebuah komputer membutuhkan sistem operasi? Sistem operasi adalah sebuah perangkat lunak yang mampu menjalankan sebuah komputer yang kita miliki. Tanpa sebuah sistem operasi komputer yang kita miliki tidak akan dapat ‘berbuat apa-apa’ atau sama juga merupakan benda mati yang tidak berguna. Sistem operasi mengatur segala sesuatu yang ada di dalam komputer, termasuk semua hardware yang ada, memori, harddisk dan lain-lainnya sehingga mereka dapat berkerja sama melakukan tugasnya (Rachmat, 2010).
Disebut DOS (Disk Operating system) karena sistem operasi ini tersimpan dalam suatu disket maupun harddisk. MS-DOS sebenarnya dibuat oleh sebuah perusahaan pembuat komputer bernama Seattle Computer Products (SCP) yang dikepalai oleh Tim Patterson yang direkrut oleh Microsoft untuk mengembangkan DOS pada tahun 1980 sebagai sebuah perangkat lunak sistem operasi dengan nama Q-DOS (singkatan dari Quick and Dirty Operating System), yang selanjutnya diubah namanya menjadi 86-DOS,karena Q-DOS didesain agar dapat berjalan pada komputer dengan prosesor Intel 8086. Microsoftpun membeli lisensinya dengn harga 50.000 dolar Amerika dari SCP, lalu mengubah namanya menjadi MS-DOS. Selanjutnya, saat IBM hendak meluncurkan komputer pribadi yang disebut dengan IBM PC, Microsoft pun menjual lisensi MS-DOS kepada IBM (Arifin, 2013).
DOS (Disk Operating System) adalah sistem operasi pertama yang dijalankan pada komputer IBM PC kompatibel. Sistem operasi ini, pertama kali dikembangkan oleh IBM kemudian dikembangkan oleh Microsoft. Saat ini meskipun microsoft telah mengeluarkan sistem operasi windows, tetapi aplikasi DOS disertakan pada program windows. Perintah pada DOS (Disk Operating System) adalah perintah yang dilakukan dengan mengetikan teks (Command Line) untuk melakukan tugas. Sistem operasi berbasis teks adalah sistem operasi yang menggunakan teks sebagai system pengoperasiannya (Sunarto, 2008).
Dalam sistem operasi DOS, terdapat dua jenis perintah, salah satunya yaitu yang dikenal dengan perintah internal (internal command), yakni perintah-perintah yang telah dimasukkan ke dalam COMMAND.COM  (interpreter perintah DOS), sehingga dapat langsung dieksekusi oleh kernel DOS, di mana saja (Fahrurrozi, 2013).
Perintah-perintah dalam DOS internal command :
No
Perintah
Contoh
Keterangan
1
Help
A:\>copy/?atauA:\>help copy
Mencari petunjuk penggunaan perintah
2
dir
A:\>dir *.*
C:\>dir*.com
C:\>dir*.sys
C:\>dir???.com
C:\>dir co???nd.c??
Melihat isi direktoriBbeberapa hal yang perlu diperhatikan
antara lain penggunaan “
Wild Card”,yaitu :-*
(asterix) : mewakili banyak karakter- ?
(question mark) : mewakili hanya satukarakter
3
cd
Cd
Cd ..
Cd \ 
Change Directory (berpindah direktori)
4
md
D:\>md latihan
Make Directory (membuat direktori baru)
5
rd
D:\>rd latihan
Remove Directory(membuang direktoriyang kosong)
6
copy
C:\>copy *.loga:
C:\>copy *.sys d:
A:\>copyformat.comc:\dos
A:\>copyhimem.sysc:\windows
Menyalin file ke lokasi lain atau dengannama lain
7
ren
A:/>ren latihan.doctraining.doc
A:/>ren diskusi.exekelompok.exe
Mengubah nama file atau direktori
8
del
A:\> del prince.Exe
A:\> del *.*
A:\> del.bak
A:\> del.doc
Menghapus file
9
type
A:\>type latihan.txt
A:\>type sys.com
A:\>type io.sys
Melihat isi suatu file system danditampilkan dalam bahasa mesin.
10
cls
C:\>cls
Membersihkan tampilan layer
(Andhika, 2013).
Seperti diketahui, perintah-perintah dalam DOS terbagi atas perintah dalam (internal command) yang tidak memerlukan suatu berkas .EXE atau .COM tertentu, dan perintah luar (external command) yang memerlukan suatu berkas .EXE atau .COM tertentu. Sebagai contoh, perintah DIR, yang termasuk dalam kategori perintah dalam merupakan perintah yang paling sering digunakan. Perintah ini menampilkan nama-nama berkas yang tersimpan dalam suatu disket, harddisk, CD-ROM, atau flash disk (Santoso, 2012).
Contoh-contoh perintah DOS diatas merupakan perintah tunggal yang terdapat di dalam sistem operasi DOS yang digunakan pada komputer pribadi IBM yang bersifat stand alone (Santoso, 2012).
Secara umum sistem operasi adalah suatu sistem yang terdiri dari komponen-komponen kerja dan memuat metode kerja yang digunakan untuk memanfaatkan mesin, sehingga mesin dapat bekerja sesuai dengan yang diinginkan. Fungsi utama sistem operasi sebagai media interaksi manusia dengan mesin, yang berarti sebagaimana manusia dapat memahami mesin dan sebaliknya sehingga menjadi partner yang saling “understanding” untuk melakukan suatu tugas tertentu (Ali, 2012).
Pemakai komputer dibagi menjadi:
a. Common user :pengguna komputer biasa.
b. Programmer :Seorang yang membuat aplikasi/program
c. Aplikasi (program) :Sesorang yang menjadi operator pengguna program.
Tujuan dari adanya sistem operasi adalah:
-  Menjalankan program-program dari user dan membantu user dalam menggunakan   komputer.
-  Menyediakan sarana sehingga pemakaian komputer menjadi mudah  (convenient).
-  Memenfaatkan perangkat keras computer yang terbatas secara efisien(resource manager).
-  MS-DOS ( Microsoft – Disk Operating System ) adalah sistem operasi disk produksi dari pabrik perangkat lunak Microsoft di Seattle, Washington. Microsoft terkenal dengan pelopor pabrik perangkat lunak untuk computer mikro. MS-DOS dianggap sebagai standart dari sistem operasi pada computer mikro 16 bit. Sebelum MS-DOS, untuk computer mikro 8 bit, CP/M yang dianggap sebagai standartnya. Gary kildall mengembangkan CP/M untuk microprocessor intel 8080. Hampir semua computer mikro pada saat itu menggunakan microprosessor intel 8080, sehingga banyak dipilih sebagai sistem operasinya. CP/M sukses luar biasa sampai IBM mengeluarkan produknya, yaitu IBM PC yang menggunakan microprossesor intel 8088 dengan sistem operasi IBM PC-DOS (Lecterur, 2013).
Cara untuk memulai DOS berbeda-beda untuk masing-masing Sistem Operasi Windows:
-          Untuk Windows 98/ME : Klik start menu | MS-DOS Prompt
-          Untuk Windows 2000/XP : Klik start menu | Accessories | Command Prompt
-  Atau untuk setiap Windows : Klik start menu | Run | ketikkan ‘cmd’ atau ‘command’ (tanpa tanda petik) (Lecterur, 2013).
-  Dalam pengoperasian DOS terdapat Command-command/perintah yang dikelompokkan dalam 2 kelompok yaitu:
1.      Internal Command
Adalah perintah yang tidak lagi membutuhkan file khusus,karena semua instruksi internal sudah ditampung dalam file command.com
2.      External Command
Perintah yang membutuhkan file-file khusus (Lecterur, 2013).
Dalam DOS semua perintah (command) berupa teks. Kita tidak akan berhadapan dengan grafis lagi. Untuk memperbesar tampilan layar DOS selebar layar monitor kitasilahkan tekan kombinasi tombol Alt + Enter bersamaan. Untuk mengembalikan lagi ke kondisi semula tekan kembali kombinasi tombol Alt + Enter bersamaan (Lecterur, 2013).
File adalah sebuah repersentasi non-fisik data yang ada pada sebuah sistem operasi. Masing-masing sistem operasi memiliki perbedaan dalam mengatur sistem file-filenya. DOS menggunakan sistem file FAT16, Windows 98/ME menggunakan sistem file FAT16 dan FAT32, dan Windows NT/2000/XP menggunakan sistem file FAT32 dan NTFS. Masing-masing sistem file tersebut memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing (Lecterur, 2013).

Diatas merupakan sedikit pembahasan mengenai praktikum ini. Untuk laporan bisa download disini

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar