TUGAS
BIOLOGI
UMUM
DOSEN PEMBIMBING :
Drs. HERI BUDI SANTOSO,
M.Si
NIP. 19690911 199403 1
006
OLEH :
MUHAMMAD RIPANI
NIM. J1F113021
KEMENTERIAN RISET TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGI
UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
PROGRAM STUDI ILMU KOMPUTER
BANJARBARU
2014
1. Sebutkan ciri- ciri jaringan epitel ?
2. Pada darah manusia, bagian yang berperan dalam
pembekuan darah adalah ?
3.
Sebutkan macam-macam jenis jaringan ikat ?
4. Paru-paru merupakan organ pernapasan dan
tertutup oleh epitel ....?
5. Yang saudara ketahui tentang :
a) Osteoblas
b) Osteosit
c) Osteoklas
d) Osifikasi
e) Periosteum
6. Jelaskan fungsi :
a) Fibroblas
b) Sel lemak
c) Sel plasma
d) Makrofag
7. Jelaskan perbedaan antara otot skeletal dan
otot polos (sel struktur histologis & fungsi) !
8. Jelaskan struktur dan fungsi otot jantung
9. Jelaskan tentang :
a) Sinapsis
b) Akson hillock
c) Dendrit
d) Akson
e) Perikarion / perikariom
f) Motor-end-plate
g) Badan nissl
10. Lambung manusia memiliki tipe epitil
11. Jelaskan tentang :
a) Tendon
b) Fascia
c) Ligamen
12. Kulit manusia berfungsi melindungi bagian
tubuh yang ada dibawahnya, memiliki epitel ...
13. Jaringan darah merupakan jaringan ikat yang
khusus sebutkan sel struktur dan fungsi jenis :
a) Eritrosit
b) Leukosit
c) Trombosit
Jawab
1. Ciri-ciri jaringan
epitel adalah sebagai berikut:
a. ditemukan diseluruh tubuh
b. berbentuk pipih, batang, dan kubus
c. disusun oleh sel sel dan molekul
ekstraseluler berbentuk matriks yang berguna untuk mengikat jaringan dengan
bagian bawahnya
d. bentuk sel penyusun bervariasi
bergantung pada fungsi dan letaknya
e. Mempunyai sebuah
permukaan yang tidak berhubungan dengan jaringan lain, sedangkan permukaan lain
nya berhubungan dengan membran dibawahnya
2.
Bagian yang berperan dalam pembekuan darah adalah keping-keping
darah atau trombosit.
3. Macam-macam jenis
jaringan ikat :
a. Jaringan ikat longgar
b. Jaringan lemak
c. Jaringan ikat padat
d. Jaringan tulang rawan
e. Jaringan tulang
f. Jaringan darah
4.
Pipih selapih
5.
Yang diketahui tentang:
a. Osteoblas adalah sel yang berasal dari
jaringan penunjang sel induk dari stroma sumsum tulang. Osteoblas memiliki inti
sel tunggal, yang memiliki bentuk yang beragam dari yang berbentuk pipih hingga
bulat, menggambarkan tingkat aktivitas selular dan pada tahap lanjut dari
proses maturitas sejalan dengan pembentukan tulang pada permukaan.
b. Osteosit adalah sejenis sel tulang dengan
populasi sekitar 10 kali lipat populasi osteoblas dibandingkan dengan jumlah
osteoklas yang jauh lebih sedikit daripada jumlah osteoblast
c. Osteoklas sel-sel penghilang tulang yang
melarutkan dan mengikis tulang selama tahap-tahap dari proses resorpsi
remodeling tulang
d. Osifikas
adalah sebuah proses pembentukan tulang. Pembentukan tulang dimulai dari
perkembangan jaringan penyambung seperti tulang rawan yang berkembang menjadi
tulang keras. Jaringan yang berkembang akan disisipi dengan pembuluh darah.
Pembuluh darah ini akan membawa mineral seperti kalsium dan menyimpannya pada
jaringan tersebut
e. Periosteum adalah lapisan membran fibrosa
tebal yang meliputi hampir seluruh permukaan tulang. Satu-satunya yang tidak
tercakup oleh membran ini adalah bagian yang ditutupi oleh tulang rawan. Selain
melindungi tulang, periosteum juga berfungsi sebagai perlekatan otot dan
tendon.
6.
Fungsi dari :
a. Fibroblas : sel yang menyintesis matriks
ekstraseluler, kolagen, dan kerangka struktural (stroma) jaringan hewan, serta
berperan penting dalam penyembuhan luka. Fibroblas merupakan sel jaringan ikat
paling umum pada hewan. Fibroblas memilki sitoplasma bercabang yang
mengelilingi nukleus berbentuk lonjong dengan satu atau dua nukleolus.
b. Sel lemak: menghalangi pengaruh perubahan suhu
di luar tubuh. Jadi bisa mempengaruhi jumlah keringat yang keluar dari tubuh.
Output dalam sistem ekskresi ini berupa keringat yang dikeluarkan oleh kulit.
Lapisan lemak ini terletak di bawah Dermis.
c. Sel Plasma: adalah sebagai pembatas bagian
inti dan bagian terluar dari sel. Membran sel ini juga dilengkapi dengan
dinding sel untuk tumbuhan dan sejenis alga, dan lain-lain. Selain itu, membran
sel atau membran plasmalah yang akan menjadi pembatas utama.
d. Makrofag: membersihkan tubuh dari partikel
mikroskopis yang tidak diinginkan seperti bakteri dan sel-sel mati, dan juga
7. Perbedaan antara otot skeletal dan otot polos
adalah otot skeletal merupakan sistem yang terdiri
dari tulang (rangka) dan struktur yang membangun hubungan (sendi) di antara
tulang-tulang tersebut, sedangkan otot polos adalah Otot yang ditemukan dalam
organ pencernaan dan pembuluh darah,
bekerja dengan pengaturan dari sistem syaraf tak sadar atau saraf otonom.
8. Struktur dan fungsi otot jantung yaitu :
-
Struktur
otot jantung : struktur dari otot jantung sendiri sedikit menyerupai otot
lurik. Selain itu otot jantung tersusun atas sel –sel otot yang bercabang dan
mempunyai banyak inti ditengah seerabutnya.
-
Fungsi otot jantung : pada umumnya fungsi jaringan otot
jantung adalah untuk menimbulkan kontraksi pada otot jantung untuk memompa
darah dari jantung ke pembulu darah.
9. Tentang:
a. Sinapsis: adalah titik temu antara terminal
akson salah satu neuron dengan neuron lain. Sinapsis dibentuk oleh terminal
akson yang membengkak. Di dalam sitoplasma sinapsis, terdapat vesikula
sinapsis. Ketika impuls mencapai ujung neuron, vesikula akan bergerak, lalu
melebur dengan membran pra-sinapsis dan melepaskan asetilkolin. Asetilkolin
berdifusi melalui celah sinapsis, lalu menempel pada reseptor di membran
pasca-sinapsis. Penempelan asetilkolin pada reseptor menimbulkan impuls pada
sel saraf berikutnya. Enzim asetilkolinesterase menguraikan asetilkolin yang
tugasnya sudah selesai.
b. Akson Hillock: merupakan sisi tempat
melekatnya akson sebagai tempat datangnya informasi. Dalam setiap kondisi, yang
mempengaruhi secara bersamaan pada neuron dapat menyebabkan impuls pada neuron
dimana dapat diterjemahkan akan terjadi atau tidaknya sebuah potensial aksi
yang diinisiasi oleh akson hillock dan menyebar sepanjang akson.
c. Dendrit: adalah cabang dari Neuron. Sel-sel
saraf di otak disebut Neuron. Setiap neuron terdiri dari satu badan sel yang di
dalamnya terdapat sitoplasma dan inti sel. Dari badan sel keluar dua macam
serabut saraf, yaitu dendrit dan akson (neurit)
d. Akson: adalah sel yang panjang, tipis dan
membawa impuls elektrikal sel tubuh neuron atau soma. Akson adalah jalur
transmisi utama sistem saraf dan mereka membantu membuat saraf. Akson
individual berukuran sekitar satu mikrometer 1μm. Akson terpanjang pada tubuh
manusia, adalah saraf skiatik yang menjalankan dari basis tulang belakang ke
jari besar tiap kaki. Saraf skiatik ini dapat terbentang sekitar satu meter
atau lebih panjang.
e. Perikarion: Protoplasma yang terdapat di
sekitar inti sel, berupa badan-badan sel saraf yang disebut siton. Soma , atau
perikaryon, atau cyton, adalah akhir neuron membulat, mengandung inti sel. Kata
“soma” berasal dari σῶμα Yunani, yang berarti “tubuh”, yang soma neuron sering
disebut “badan sel”. Ada banyak jenis khusus yang berbeda dari neuron, dan
ukuran mereka bervariasi dari sekecil sekitar 5 mikrometer ke lebih dari 10
milimeter untuk beberapa neuron terkecil dan terbesar dari invertebrata,
masing-masing.
f. Motor-end-plate : Motor end plate merupakan
daerah khusus yang kaya akan reseptor asetilkolin dengan permukaan yang
berlipat-lipat.
g. Badan Nissl: Badan Nissl merupakan struktur
yang dibentuk dari banyak tumpukan endoplasmik retikulum (endoplasmic
reticulum/ER) granular/kasar (rough endoplasmic reticulum). Pada permukaan luar
membran badan Nissl/ER terdapat ribosom yang tersusun dalam barisan, spiral,
dan menempel pada permukaan luar membran ER.
10. Epitel Silindris Selapis
11. Tentang :
a. Tendon adalah urat keras yg
menghubungkan otot dng sendi atau yg menghubungkan otot dengan tulang
b. Fascia adalah selaput
jaringan ikat tipis yg membungkus otot dan memisahkan kelompok satu dng yg lain
serta meliputi atau menutupi struktur lainnya
c. Ligamen adalah jaringan ikat yg kuat yg
mengikat tulang pada persendian
12. Epitel Pipih Berlapis
13. Sel struktur dan fungsi jenis :
a. Sel darah merah atau yang juga disebut sebagai
eritrosit berasal dari Bahasa Yunani, yaitu erythros berarti merah dan kytos
yang berarti selubung/sel. Sel darah merah (eritrosit) adalah jenis sel darah
yang paling banyak dan berfungsi membawa oksigen ke jaringan-jaringan tubuh
lewat darah dalam hewan bertulang belakang. Bagian dalam eritrosit terdiri dari
hemoglobin, sebuah biomolekul yang dapat mengikat oksigen. Hemoglobin akan
mengambil oksigen dari paru-paru dan insang, dan oksigen akan dilepaskan saat eritrosit
melewati pembuluh kapiler. Warna merah sel darah merah sendiri berasal dari
warna hemoglobin yang unsur pembuatnya berasal dari zat besi. Pada manusia, sel
darah merah dibuat di sumsum tulang belakang, lalu membentuk kepingan bikonkaf.
Di dalam sel darah merah tidak terdapat nukleus. Sel darah merah sendiri aktif
selama 120 hari sebelum akhirnya dihancurkan.
b. Leukosit atau sel darah putih adalah salah
satu jenis darah yang bertanggung jawab terhadap sistem imun tubuh dan
berfungsi untuk memusnahkan benda-benda yang dianggap asing dan berbahaya oleh
tubuh, misalnya virus atau bakteri. Sel darah putih tidak berwarna, memiliki
inti, dapat bergerak secara amoebeid, dan dapat menembus dinding kapiler /
diapedesis. Dalam keadaan normal terkandung 4x109 hingga 11x109 sel darah putih
di dalam seliter darah manusia dewasa yang sehat - sekitar 7000-25000 sel per
tetes. Dalam kasus leukemia, jumlahnya dapat meningkat hingga 50000 sel per
tetes.
c. Trombosit atau keping darah adalah fragmen sel
yang tersirkulasi dalam darah yang terlibat dalam mekanisme hemostatis tingkat
sel yang menimbulkan pembekuan darah. Jumlah keeping darah yang sedikit dapat
menyebabkan pendarahan, sedangkan jumlah yang tinggi dapat meningkatkan resiko
thrombosis. Trombosit memiliki bentuk yang tidak teratur, tidak berwarna, tidak
berinti, berukuran lebih kecil dari eritrosit dan leukosit. Serta mudah pecah
bila tersentuh benda kasar. Jumlah trombosit 20.000 – 30.000 keping/mm3 darah.
Trombosit merupakan sumber trombokinase yang penting dalam pembekuan darah.
SOAL BIOLOGI PERILAKU
1. Mengapa semut kalau jalan dan bertemu dengan
sesamanya selalu bersalaman
2. Sudah lama diamati mata manusia, sekelompok
burung yang terbang diangkasa akan membentuk formasi mirip huruf V , mengapa
demikian
3. Apa saudara ketehaui tentang biologi perilaku
Jawab
1. Dari penelitian itu Schneirla
menyebutkan bahwa bahwa zat kimia yang dikeluarkan dari makanan ataupun dari
musuh semut menempel pada semut itu. Ketika
bertemu dengan semut temannya, semut ini akan saling menyapa (bersentuhan). Dengan
saling menyapa inilah zat kimia dari semut akan memberi tahu temannya (melalui
antena di kepala semut) apakah di lingkungan sekitarnya ada makanan atau ada
musuh.
2. Ketika kawanan burung terdepan dalam
formasi 'V' mengepakkan sayap, hal ini akan menciptakan pusaran udara yang
membuat udara akan mendorong keatas kawan di belakangnya. Sehingga setiap
burung yang berada di belakang kawanan formasi ini mendapat tumpangan gratis,
menguntungkan dalam hal penggunaan energi.
3. suatu definisi kamus mengenai perilaku
mungkin berupa “bertindak,
bereaksi, atau berfungsi dalam
suatu cara tertentu sebagai respon terhadap beberapa rangsangan (stimulasi). Banyak
perilaku memang terdiri atas aktivitas otot yang dapat diamati secara eksternal,
yaitu komponen “bertindak” dan “bereaksi” dari definisi
tersebut.







0 komentar:
Posting Komentar